August 24, 2010

Cinta sempurna?
Bagaimana sempurnanya ia?
Membahagiakan?
Mendamaikan?
Atau yang bagaimana?

Bukankah yang membahagiakan itu
Terselitnya duka?
Bukankah yang mendamaikan itu
Meresahkan gelora perasaan?
Gundah?

Lantas bagaimana sempurnanya cinta?

Tidaklah sempurnanya sebuah cinta
Hingga pabila cintai diri seadanya.


Sempurna.

No comments:

Post a Comment